Mengenal Karakter Calon Debitur

1 03 2007

Jenjang karir selalu menjadi topik yang menarik untuk dibahas dari masa ke masa. Brapa gaji yang akan diterima? Berapa lama untuk sampai ke jenjang pimpinan bank? Tapi semua itu akan bermuara pada core business bank, yaitu Kredit ! Bagaimana sih sebenarnya Analis Kredit itu dalam mengenal calon debitur?
Analis Kredit sejak jaman dulu tetap menjadi¬† profesi yang seru di perbankan. Bisa kenal banyak orang, bisa dapet “salam tempel”, bisa liat daerah-daerah baru atau belajar berbagai macam industri.

Saat ini profesi analis kredit tentu semakin berat karena dituntut untuk menguasai legal aspect dengan lebih matang, valuasi perusahaan yang baik, perhitungan spreadsheet yang lebih efisien dan ketrampilan psikologi dalam mengenal karakter nasabah.

Karakter ! Karakter ! Karakter! Jadi kembali lagi ke manusianya, bagaimana debitur itu diperkirakan memiliki kemampuan mengembalikan kredit tepat waktu. Analis yang berpengalaman dalam waktu singkat dapat menebak sifat dan karakter seseorang.

Bagaimana mengenal karakter calon nasabah? Salah saru cara sederhana yang mungkin cocok untuk kredit segmen Konsumer, Mikro dan Small adalah sbb:

  1. melihat daftar ID BI, apakah pernah ngeles bayar BG atau cek atau sedang bermasalah
  2. bertanya kepada supplier, apakah nunggak bayar
  3. mengorek info karyawannya, apakah gaji selalu tepat waktu
  4. apakah menjanjikan hal yang muluk-muluk
  5. cari info tetangga sebelah atau warung rokok terdekat mengenai aktifitas perusahaan
  6. saat ngobrol apakah calon debitur sering buat gerakan tak perlu alias tampak gelisah dan cemas.

Nah apabila calon debitur menunjukkan gejala yang gak asik dengan melakukan assessment di atas, maka minimal kita harus waspada dalam menganalisa. Daripada NPL tinggi trus bonus turun, mendingan selalu waspada terhadap setiap calon debitur.

About these ads

Actions

Information

18 responses

13 10 2007
James

Hmmm menarik… sekali-sekali bahas juga mengenai gaji seorang analyst credit..

21 01 2008
Irawan Sukma

kira-kira apa bisa tau bank atau perusahaan mana yang lagi butuh marketing officer atau analis kredit…

21 01 2008
Irawan Sukma

## dulunya Unit Layanan Mikro jadinya pengen balik ke kredit lagi

9 04 2008
Westri

apakah ID BI faktor utama dalam menentukan karakter seseorang?
karna, saya punya calon debitur,setelah di ID BI didapati sering nunggak pada waktu mengambil kredit sebelumnya. tetapi setelah diconfirm,alasannya karna sistem penagihan dari bank tersebut yang sering terlambat. dan perjanjian dari awal,angsuran debitur tersebut akan selalu diambil oleh collector. padahal saya melihat kejujuran dan itikad baik dari calon debitur saya tersebut.
apakah dari hasil ID BI tersebut kita langsung bisa memutuskan bahwa karakter calon debitur saya tersebut tidak baik dan tidak layak diberi kredit?
trima kasih

9 11 2008
sz

sayang sekali kok blog ini nggak aktif lagi.

9 12 2008
erick

emang susah banget untuk menilai karakter seseorang, yang udah kenal lama aja masih bisa menipu qt, apalagi calaon nasabah yang baru kita kenal, qt bukan dukun…maaaannnn!!!

21 12 2008
nasi rames

apa hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan oleh seorang analis kredit sebelum memberikan kredit kepada calon debitur ? Tks.

15 02 2009
fdinand

menurut saya dlm menganalisa itu ada 5C, collateral, capacity…dan terakhir karatkter yg paling susah…namun tdk mutlak kita terlalu kaku , kadang ada resiko dan yg terpenting bgmana kita memanage resiko tsb agar prshaan bs profit dan resiko bs dimaintenance….

3 08 2009
timboel haposaen marboen

memang sangat benar menganalisa 5C sangat susah apa lagi satu diantara 5C itu tidak terkordinir sehinggga sungguh menyusah kan ,mohon petunjuk bagai mana meminimalisai kredit macet sehingga profit dan resiko bisa di maintenance. saya adalah bekerja di salah satu Koperasi kredit pensiun di bandung, dan saya sebagai analisis kredit.maf saya tunggu jawabanya terima kasih.

15 04 2010
poetry

just info aja,,, bukannya meragukan ID BI namun ada baiknya lebih waspada dengan Hasil BI yang menyatakan tidak ada fasilitas kredit, meski sesungguhnya ada fasilitas namun kita tidak tau,periksa ejaan huruf dengan lebih teliti…

waspadai pemalsuan Identitas nasabah yang menyebabkan ID BI tidak ada fasilitas..

7 06 2010
aslam

uraian yang menarik dan aplikatif untuk diterapkan…sukses selalu..(belajarkredit.blogspot.com)

2 07 2010
pisang goreng

menurutku karena karakter bcalon debitur itu memang gampang-2 susah dimengerti
jadi jaminanlah yg jadi pegangan, kayaknya aman njika nilai pinjaman max 64% dari harga pasar jaminan ( motor/mobil) dan 56% dari harga pasar jaminan sertifikat ??

25 10 2010
fajar

Menilai karakter calon debitur itu sangat abu2

24 04 2012
rifi

klo mnrut sy BI ceking itu hanya akan membuat calon nasabah batal mendptkn kredit sja.cba pikir semua orang pasti memiliki riwayat hidup,ada yg dlunya penuh dengan hutang di bank karna penghasiln menurun jdi terjadi riwayat kredit macet.nah trus apabila orang sdh ada jln buat maju untuk menatap masa dpn,lalu mau pinjem modal di bank udh g dipercya akibat hasil BI ceking yg g baik.jdi kpn bangsa ini bsa maju?jdi karakter seseorang itu g bs dinilai dr ukuran BI ceking itu aja;blm tentu orng itu seng

24 04 2012
rifi

BI ceking g bsa buat rakyat indonesia maju.karna kredit macet itu blm tentu dsengaja,mungkin aja kredit macet itu akibat dri penghasilan menurun.lagi pula ngapain pihak Bank takut klo ada nasabah karakter tdk baik pinjem kan nasabah pinjem modal itu udh ada jaminannya.jdi klo nsabahnya lalai ya tinggal di sita aja agunannya.jdi gmn caranya agar rakyat gampng dapet pinjem modal di bank biar perekonomian indonesia bsa maju.pdhal jaminan sdh ada masih aja bank berliku-liku .kpn indonesia bsa maju?buat pemerintah agar segera menanggapi hal ini agar rakyat maju usahanya dan makmur.

19 06 2012
Rino

Masalah BI checking…

kalo bos punya usaha 5 tahun yll angot2an dan utang bank macet bayarnya….tapi bos bisa lunasin…

dan bos ternyata 2 tahun kedepan usaha maju serta ingin hutang bank lagi, Insya Alloh bisa om, karena record BI cheking cuma 1 tahun setelah masa pelunasan…

20 11 2012
adrianmahardhika

mas, coba share juga ttg capacity, collateral, capital sama condition economi jg dong dlm penerapan seorang analis perbankan. trims

4 12 2013
robert irawan

analis kredit cuma bisa meminimalisir resiko, bukan menghapus resiko karna analis kredit bukan peramal yg dapat menentukan usaha seseorang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: